Rabu, 13 Desember 2017

PWSC_Belajar desain graphic ala anak UMS

   Belajar desain grafis untuk pemula adalah awal yang menyenangkan, terutama bagi para pemula yang memiliki jiwa seni dengan rasa penasaran yang tinggi. Dalam era digital ini, sudah banyak sekali media untuk belajar desain grafis dengan lebih mudah.
            Seorang desainer grafis harus mampu menyampaikan pesan-pesan yang ingin dia sampaikan menggunakan berbagai macam elemen visual. Keberhasilan semua proses komunikasi visual ini biasanya ditunjukan dengan persepsi baru yang orang lain dapatkan, dengan adanya kemampuan untuk membuat disain grafis kita dapat memiliki keuntungan misalnya seperti :            

1.Mengekspresikan Kreatifitas Kamu

2.Menjalankan Studio Sendiri
3.Bekerja di Rumah / Dimana Saja
4.Potensial Freelancer
5.Belajar Sendiri (Otodidak)
6.Cuma Bermodalkan Software Desain Dan Kreatifitas
7.Dll



                Software Aplikasi Desain Grafis


           
             Ada banyak software desain grafis yang bisa kamu gunakan untuk mulai belajar desain. Yang terpopuler dan bahkan sudah menjadi standar dalam industri desain grafis saat ini kebanyakan adalah produk-produk keluaran dari perusahaan Adobe. Sebut saja Photoshop, yang kehebatannya tidak perlu diragukan lagi untuk urusan manipulasi foto.
Selain Photoshop yang biasa digunakan untuk editing foto, masih ada lagi software desain grafis untuk urusan membuat desain vektor. Contoh software desain yang biasa digunakan dalam kategori vektor ini adalah Adobe Ilustrator dan Corel DRAW. Kamu bisa membuat logo, karakter animasi, desain brosur, kalender, poster, dan masih banyak lagi.
Berikut software-software atau program aplikasi yang biasa digunakan dalam industri desain grafis oleh para profesional:

1. Adobe Photoshop

Photoshop sudah menjadi standar dalam industri desain grafis saat ini. Banyak kalangan profesional menghasilkan karya editing dan manipulasi foto yang luar biasa dengan bantuan Photoshop tersebut.

2. Adobe Ilustrator

Ilustrator dirancang khusus untuk membuat desain vektor. Kamu bisa membuat logo, karakter animasi, atau apapun itu yang menyangkut ilustrasi desain vektor.
Membuat berbagai bentuk (shape) dari karakter yang akan kamu buat nantinya akan semakin mudah dilakukan dengan bantuan software Adobe Ilustrator tersebut. Asyiknya, kamu akan bisa memadukannya dengan Photoshop untuk mempercantik efek visual, misalnya dalam segi pewarnaan untuk memberi efek-efek warna atau style tertentu.

        


3. Corel DRAW

CorelDRAW adalah software desain grafis untuk editing dan membuat gambar vektor seperti halnya Adobe Ilustrator. Bedanya, CorelDRAW dibuat oleh perusahaan Corel Corporation dengan fitur khas mereka sendiri.
CorelDRAW bisa digunakan untuk membuat logo, karakter animasi vektor, membuat brosur, desain kalender, poster, sketsa foto, dan hal-hal yang berkaitan dengan desain vektor lainnya. CorelDraw juga menyediakan template khusus yang memudahkan pengguna untuk membuat desain tertentu sesuai kebutuhan.
        teksnologi-coreldraw

        Nahh.. itu penjelasan singkat mengenai pengertian dan macam-macam desain grapic
semoga bermanfaat untuk pembaca dan mungkin bisa teman teman coba sendiri bagaimana cara ngedisain grafic secara otodidak..Terima kasih :)

Assalamualaikum wr .wb

PWSC_PRODI_INFORMATIKA_UMS

PWSC_Prodi Informatika UMS


Program Studi Informatika

Informatika (dalam bahasa Inggris: Informatics) merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya: sistem informasi, ilmu komputer, ilmu informasi, teknik komputer dan aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekadar sistem informasi berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer.


Dalam ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi beberapa aspek :

  • teori informasi yang mempelajari konsep matematis dari suatu informasi.
  • ilmu informasi yang mempelajari tentang cara pengumpulan, klasifikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan penyebarluasan informasi untuk keperluan sosial dan kemasyarakatan secara menyeluruh.
  • ilmu komputer dan teknik komputer yang mempelajari tentang pemrosesan, pengarsipan, dan penyebaran informasi dengan menggunakan teknologi informasi dan pemrograman yang berbasis komputer.
  • sistem informasi yang mempelajari mengenai teknik pengembangan suatu sistem untuk mengolah berbagai macam informasi yang ada.
  • keamanan informasi ilmu yang mempelajari mengenai kajian proses mengamankan dan melindungi data pada yang ada pada sistem atau komputers.
  • informatika sosial yang mengkaji aspek sosial dari TIK dalam perubahan sosial dan organisasional, penggunaan teknologi dalam konteks sosial, dan cara kelembagaan sosial teknologi informasi yang dipengaruhi oleh kekuatan sosial dan praktik-praktik sosial/kemasyarakatan.


Laboratorium yang saat ini ada di Program Studi Informatika UMS adalah:
  1. 1. Laboratorium Komputer Fakultas (digunakan bersama-sama dengan program studi Ilmu Komunikasi)
  2. 2. Laboratorium Sistem Informasi
  3. 3. Laboratorium Komputer Jaringan
  4. 4. Laboratorium Perangkat Lunak
PWS_Prodi Informatika UMS Laboratorium Sistem Infomasi  Ruang 1, Lantai 3

Laboratorium Sistem Informasi

Ruang 1, Lantai 3


PWS _Prodi Informatika UMS Laboratorium Perangkat Lunak  Ruang 1, Lantai 3

Laboratorium Perangkat Lunak

Ruang 1, Lantai 3

PWS Prodi Informatika UMS Laboratorium Komputer Jaringan  Ruang 1, Lantai 3

Laboratorium Komputer Jaringan

Ruang 1, Lantai 3
PWS Prodi Informatika UMS Tempat Pengawas Laboratorium Ruang 1, lantai 3
Tempat Pengawas Laboratorium
Ruang 1, lantai 3


Jumlah mahasiswa per angkatan rata-rata adalah 160-200 mahasiswa. Total mahasiswa aktif pada semester genap tahun ajaran 2014/2015 adalah 651 mahasiswa.

Staff pengajar Program Studi Informatika mempunyai basis pengetahuan yang menunjang arah pengembangan keilmuan dalam bidang Informatika dengan berbagai strata lulusan, terdiri dari 1 orang Profesor (Guru Besar), 7 orang Doktor (S3), 13 orang Master (S2), dan beberapa tenaga pengajar yang masih Sarjana (S1).

PWSC_Pemrogaman_Web Statis UMS

PWSC_Pemrograman Web Statis UMS 2017

Website dapat dibedakan menjadi dua yaitu Web Statis dan Web Dinamis. Web Statis adalah web yang berisi informasi-informasi yang bersifat statis (tetap), sedangkan Web Dinamis adalah web yang menampilkan informasi yang bersifat dinamis (berubah-ubah) dan dapat saling berinteraksi dengan user. 

Perbedaan keduanya dapat dilihat dari isi/ “content” jenis web tersebut. web dinamis adalah jenis web yang isinya selalu berubah-ubah/ uptodate. contoh web dinamis adalah web berita, web perdagangan (e-commerce), sedangkan web statis merupakan jenis web yang isinya tidak berubah-ubah biasanya web jenis ini dibuat menggunakan teknologi HTML yang isinya tidak dapat dirubah kecuali dengan cara merubah langsung isinya dari file aslinya (*.html).

Biasanya untuk web statis yang ditonjolkan adalah sisi tampilan yang banyak mengandung grafis sehingga untuk merancang web statis tidak diperlukan kemampuan pemrograman yang handal. Yang dibutuhkan hanya kemampuan design grafis/web dan cita rasa seni belaka. Sedangkan untuk web dinamis yang banyak ditonjolkan adalah pengolahan data sehingga dibutuhkan kemampuan dalam pemrograman web.

Nah, Program studi  informatika yang berada di UMS ini pada semester 1 mengajarkan Pemrograman Web Statis dan insyallah di semester 3 akan menambah wawasan Pemrograman Web Dinamis di pertengahan 2018


Perbedaan antara web statis dan web dinamis diantaranya :

• Interaksi antara pengunjung dengan pemilik web

Dalam web statis tidak dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung dengan pemilik web. Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum dll


• Adanya script language yang digunakan

Web statis hanya menggunakan HTML saja, sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web seperti PHP atau ASP.
  

• Penggunaan database

Web statis tidak menggunakan database karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti mysql, oracle, dll untuk menyimpan dan memproses data.
  

• Content

Content dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang diupdate, sementara content dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering diupdate. Content dalam web dinamis bisa diambil dari database sehigga isinya pun bisa berbeda-beda walaupun kita membuka web yang sama. 
  

• Contoh

Contoh web statis adalah web yang berisi profil perusahaan. Di sana hanya ada beberapa halaman saja dan contentnya hampir tidak pernah berubah karena content langsung diletakkan dalam file HTML saja. 

Rabu, 06 Desember 2017

PWSC_Profilku





Assalamu'alaikum temen-temen
Salam Semangat pagi
Apa kabarnya hari ini? pastinya baik yaaa
Oh iya ada pepatah tak kenal maka tak sayang, pada taukan pepatah itu?
Dari pepatah itu, biar kita bisa sayang kenalan dulu yuk!! Nih di bawah aku nulis biodata aku

Biodata

Nama       : Tino Arif Priyanto
NIM         : L200170131
Prodi        : Informatika
TTL         : Karanganyar, 02 Februari 1999
Alamat     : Dsn.Sembungan Rt03 Rw03, malanggaten, Kebakkramat, Karanganyar

Riwayat Sekolah
2005 - 2011   : SDN 2 Banjarharjo
2011 - 2014   : SMP Negeri 2 Kebakkramat
2014 - 2017   : SMA Negeri Kebakkramat


Gimana udah kenal belum?
Oke sampai disini aja ya kenalan kita, nanti ketemu lagi di postingan selanjutnya
Sampai jumpa lagi..
Wassalamu'alaikum temen-temen
Salam Semangat pagi